Rabu, 29 Februari 2012


Ngupil adalah salah satu kegiatan biologis yang paling nikmat untuk dilakukan. Terkadang kalo kamu lagi bosan atau lagi nganggur, tanpa sadar kamu melakukan kegiatan ngupil ini. Tapi sesungguhnya, pernahkah kamu bertanya kepada diri kamu sendiri: Apakah kamu sudah ngupil dengan baik dan benar? Ada baiknya kamu melihat tutorial Cara Ngupil yang Baik berikut ini.

Kamis, 22 Desember 2011

Di suatu siang, terlihatlah seorang pemuda yang sedang mondar-mandir kesana kemari di alun-alun. Sebut saja dia Bambang. sudah tiga kali lebih ia memutari alun-alun, namun belum juga ia menemukan yang ia cari. Si pria ini sedang mencari pacarnya, yang sudah sejak dua jam lalu mereka berjanjian untuk ketemuan di tempat ini.

“halo beb, hari ini bias ketemu nggak?”

“boleh, ini kebetulan aku lagi di alun-alun. Kamu kesini aja gih.” Jawab si pacar

“okedeh, kamu tunggu di alun-alun ya..”

“siiip.”

Begitulah percakapan dua jam yang lalu. Si bambang pun segera berangkat menuju alun-alun, dan mencari pacarnya disana. Namun malang, sampai 2 jam lebih ia mencari. Tak kunjung bambang menemukan pacarnya ini.

“ah, capek juga. Istirahat dulu ah.” Bambang pun memutuskan untuk istirahat sebentar. Ia pun menuju ke tukang es campur yang ada di sekitar situ.

“bang, milky shake satu dong.”

Senin, 19 Desember 2011

Alhamdulillah, setelah sekian lama berkutat dengan buku-buku dan ilmu. akhirnya diberi juga kesempatan libur untuk mengistirahatkan otak sejenak menikmati hasil tes semester akhir yang pastinya bagus-bagus. kecuali untuk segelintir orang seperti saya. nilai bagus masih saja menjadi harapan sampai hari-hari seperti ini. :D

mungkin beberapa dari kita, yang sudah letih berusaha selama satu semester ini. masih belum terima dengan hasil yang kita dapatkan saat ini. seperti kisah teman saya ini. sebut saja dia beckham. pagi ini beckham menemui saya. lalu sekelebat, tanpa diminta sedikitpun, ia langsung menyiram saya dengan beribu kata-kata curhatannya.

"Boy, kenapa Tuhan nggak adil gini sih sama aku." si beckham ini memulai ceritanya. "aku udah berusaha keras belajar setiap hari, shalat malam dan dhuha tak pernah putus, puasa tak pernah bolong, sedekah tak pernah alpha, berdoa tak pernah lupa, tapi kenapa nilai saya masih saja jeblok tak keruan seperti ini. padahal saya lihat si messi itu, kerjaanya cuma main sama kelayapan saja. dia bisa dapat nilai yang sebegitu baiknya. betapa tuhan tak adil sama saya boy.."

Senin, 12 Desember 2011

Sudah lama sekali tidak menulis, alhamdulillah pagi ini diberi kesempatan menulis untuk sedikit meluapkan dan mengusir gundah. :D kali ini saya akan sedikit bercerita soal pengalaman remaja. sudah umum tentunya, jika remaja sepantaran kita ini pasti sedang merasakan nikmatnya benih-benih cinta. dan sudah menjadi pepatah yang pada akhirnya diangkat menjadi jargon andalan setiap penyandang status anak SMA. bahwa MASA SMA ADALAH MASA YANG PALING INDAH.betul kan ya? hehe.. yah sebab seperti itu pulalah yang sedang dialami oleh teman seperjuangan saya ini.

Teman saya ini, adalah seseorang yang jika dilihat-lihat, dia tergolong memiliki yang wajah tampan. mempunyai badan yang kekar atletis, berperawakan tinggi, dan pandai tentu saja. namun sayangnya, dia adalah seorang perempuan. sebut saja Mawar.Di suatu senja di musim yang lalu, mawar terlihat sedang berputar-putar sendiri menggunakan mobil-mobilan mini yang biasanya disewakan di pinggir alun-alun. dia sedang GALAU. bayangkan, ketika remaja lainnya sedang asik berduaan di malam minggu seperti ini. mawar justru menikmati malam minggunya dengan menyewa mobil-mobilan mini konsumsi anak balita. BETAPA MENGENASKAN..

Sabtu, 20 Agustus 2011

satu waktu, sudah lama sekali
seseorang berkata dengan wajah sendu
"alngkah beratnya.. alangkah banyak rintangan.. alangkah berbilang sandungan.. alangkah rumitnya"

aku bertanya, "lalu?"
dia menatapku dalam-dalam, lalu menunduk
"apakah sebaiknya kuhentikan saja ikhtiar ini?"

"hanya karena itu kau menyerah kawan?"
aku bertanya meski tak begitu yakin apakah aku sanggup menghadapi selaksa badai ujian dalam ikhtiar seperti yang dialaminya
"yah.. bagaimana lagi? tidakkah semua hadangan ini pertanda
bahwa
Allah tidak meridhainya?"

aku membersamainya menghela nafas panjang
lalu bertanya, "andai Muhammad, Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berpikir sebagaimana engkau menalar, kan adakah islam di muka bumi?"
"maksudmu akhi?", ia terbelalak

Copyright 2010 Pratamaidea.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.